Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dik 500 ML H2SO4 0,1 M Dicampurkan Dengan 500 Ml NaOH 0,1 Tentukan: A . Persamaan Reaksinya B . Ph Campuran

Dik 500 ML H2SO4 0,1 M dicampurkan dengan 500 Ml NaOH 0,1 tentukan: a . Persamaan reaksinya
b . Ph campuran yang terbentuk

Jawaban 1:

A. H2SO4 + 2NaOH --> 2H2O + Na2SO4
b. kalau dilihat, senyawa reaktan-nya ialah basa dan asam yang kuat. jadi kita reaksi-kan terlebih dahulu :
H2SO4 -> 0,1 M x 500ml = 50mmol ;
NaOH -> 0,1 M x 500ml = 50mmol.
H2SO4 +2NaOH -> 2H2O + Na2SO4
awal: 50 50 - -
reaksi: 50 50 50 50
hasil: - - 50mmol 50mmol

Berdasarkan yang kita lihat takaran dari reaktan pada saat reaksi, semua terhidrolisis total dan menyisakan garam yang tidak terhidrolisis dan air.
Dan kita lihat lagi aturan dalam hidrolisis garam, asam kuat dan basa kuat akan mengalami hidrolisis total jika direaksikan dan garam hasil reaksi yang tidak akan terhidrolisis. Ph yang ditentukan atau didapati dari garam yang tidak terhidrolisis ialah 7 atau netral. jadi ph-nya = 7.


Pertanyaan Terkait

pada suhu 27 derajat dan 1 atm suatu gas NO(Ar N)=14;O=16) yang massanya 10 gram mempunyai volume sebrsar

Jawaban 1:

V = 0,3 × 0,082 × 300 : 1
= 7,38


Dampak dari DDT adalah

Jawaban 1:

DDT terdapat dua sifat buruk yang membuat DDT ini menjadi sangat berbahaya bagi lingkungan hidup. Pertama, DDT memiliki sifat apolar dimana zat ini tidak bisa larut namun sangatlah larut dalam lemak. Jadi semakin larut suatu senyawa dalam lemak maka akan semakin tinggi sifat apolarnya dan hal inilah yang membuat DDT menjadi sangat mudah menembus kulit.Kedua, sifat DDT yang sangat stabil dan persisten. maaf kalau salah


1. (NH4)2SO4 2.Na2CO3
3.KCN
4.CH3COONa
5.K2SO4
6.KNO3
7.NH4Cl
8.Na2SO4
9.CH3COOH
10.K2S
Permasalahan :
1) tentukan garam yang memiliki pH lebih dari 7
2) tentukan garam yang memiliki pH kurang dari 7

tolong bantu pakai caranya juga, hari ini juga yaaa, besok dikumpulin.

Jawaban 1:

Ph lebih dari 7 = garam basa
2,3,4,10
karena terdiri dari asam lemah dan basa kuat

ph kurang darj 7 = garam asam
1,7 karena terdiri dari asam kuat dan basa lemah

selain itu terdiri dari asam kuat dan basa kuat


Tentukan bilangan oksidasi pada s dalam H2SO4

Jawaban 1:

Dik: bo H = +1
bo O = -2
Dit: bo S?
Jawab :
bo H2SO4--> 2.bo H + bo S + 4.bo O = 0
2(1) + bo S + 4(-2) = 0
2 + bo S + (-8) = 0
2 + bo S = 8
bo S = 8-2
bo S = +6


Apakah macam macam sample gas ?

Jawaban 1:

Probability Sampling
Probability sampling adalah teknik sampling untuk memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Yang tergolong dalam teknik probability sampling ini ada 4 golongan, diantaranya:


A. Simple Random Sampling (Sampel Acak)
Simple random sampling adalah cara pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi tersebut. Hal ini dilakukan apabila anggota populasi dianggap sejenis, atau disebut homogen. Contohnya: “Jumlah siswa yang mendapatkan beasiswa di Kota Sukabumi. Simple random sampling ini bisa dilakukan melalui undian, table bilangan random atau dengan acak sistematis.

B. Proportionate Stratified Random Sampling
Proportionate stratified random sampling adalah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional, dilakukan sampling ini apabila anggota populasinya heterogen (tidak sejenis). Proportionate stratified random sampling ini dilakukan dengan cara membuat lapisan-lapisan (strata), kemudian dari setiap lapisan diambil sejumlah subjek secara acak. Jumlah subjek dari setiap lapisan (strata) adalah sampel penelitian. 

C. Disproportionate Stratified Random Sampling
Disproportionate stratified random sampling adalah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetap, sebagian ada yang kurang proporsional pembagiannya, dilakukan sampli ini apabila anggota populasi heterogen (tidak sejenis).

D. Area Sampling (Kluster Sampling)
Area sampling atau kluster sampling adalah teknik sampling yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari setiap wilayah geografis yang ada. Cluster Samples disebut juga sampel kelompok dan bukan individu.

2. Non-Probability Sampling
Nonprobability sampling ialah teknik sampling yang tidak memberikan kesempatan (peluan) pada setiap anggota populasi untuk dijadikan anggota sampel. Yang termasuk dalam nonprobability sampling terbagi dalam 6 golongan, antara lain:
A. Sampling Sistematis
Sampling sistematis ialah pengambilan sampel didasarkan atas urutan dari populasi yang telah diberi nomor urut atau anggota sampel diambil dari populasi pada jarak interval waktu, ruang dengan urutan yang seragam. Contohnya: “Para pelanggan listrik nama-namanya sudah terdaftar dalam Bagian Pembayaran Listrik berdasarkan lokasinya. Untuk pengambilan sampel tentang para pelanggan listrik, secara sistematis dapat diambil melalui rayon pembayaran listrik.

B. Sampling Kuota
Sampling kuota ialah teknik penentuan sampel dari populasi yang mempunyai cirri-ciri tertentu sampai jumlah (jatah) yang dikehendaki atau sampel yan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan tertentu dari peneliti. Caranya dengan menetapkan jumlah besar sampel yang diperlukan, kemudian menetapkan jumlah (jatah yang diinginkan), maka jatah itulah yang akan dijadikan dasar untuk mengambil unit sampel yang diperlukan.

C. Sampling Aksidental
Sampling Aksidental ialah teknik penentuan sampel berdasarkan faktor spontanitas, artinya siapa saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan karakteristik (ciri-cirinya), maka orang tersebut dapat digunakan sebagai sampel (responden). 

D. Purposive Sampling
Purposive sampling dikenal juga dengan sampling pertimbangan. Purposive sampling ialah teknik sampling yang digunakan peneliti jika peneliti mempunyai pertimbanngan-pertimbangan tertentu di dalam pengambilan sampelnya atau penentuan sampel untuk tujuan tertentu. oleh karena itu, sampling ini cocok untuk studi kasus yang mana aspek dari kasus tunggal yang representatif diamati dan dianalisis.

E. Sampling Jenuh
Sampling jenuh ialah teknik pengambilan sampel apabila semua populasi digunakan sebagai sampel dan dikenal juga dengan istilah sensus. Sampling jenuh ini akan dilakukan apabila populasinya kurang dari 30 orang.

F. Snowball Sampling
Snowball sampling yaitu teknik sampling yang semula berjumlah kecil kemudian anggota sampel (responden) mengajak para temannya untuk dijadikan sampel dan seterusnya sehingga jumlah sampel semakin membenngkak jumlahnya. Seperti bola salju yang sedang menggelinding semakin jauh semakin membesar. Penelitian yang cocok menggunakan sampling ini biasanya menggunakan metode penelitian kualitatif.


Apa hubungan kosentrasi dan waktu

Jawaban 1:

Hubungannya itu adalah tergantungnya otak dan pikiran kita dalam berkonsentrasi. kalau otak dan pikiran mu berjalan sesuai keinginan mu. maka tidak banyak waktu yang di keluarkan untuk mencapai konsentrasi.


1. Unsur X mempunyai nomor atom 51. Elektron valensi atom X tersebut menempati kulit.... a. K
b. L
c. M
d. N
e. O

2. Diketahui unsur-unsur: P,Q,R,S dan T dengan harga keelektronegatifan berturut-turut 2,46; 1,45; 1,74; 2,83; dan 1,00. Urutan letak unsur-unsur tersebut dalam satu periode dari kiri ke kanan yaitu....
a. T,S,R,Q dan P
b. T,Q,R,P dan S
c. T,S,P,R dan Q
d. S,P,R,Q dan T
e. P,Q,R,S dan T

3. Diantara unsur-unsur berikut yang memiliki jari-jari atom terpanjang adalah....
a. 4Be
b. 12Mg
c. 20Ca
d. 38Sr
e. 56Ba

Mohon bantuannya :)

Jawaban 1:

1. E
2. c (kalau ga salah)
3. C (kalau g salah)


Perkirakan dua perbedaan sifat fisika dari HF dan CaF2

Jawaban 1:

HF adalah suatu senyawa yang memiliki ikatan kovalen yang sifat sifat fisiknya adalah:
- titik lebur dan titik didihnya rendah
- tidak dapat menghantarkan listrik
- pada umumnya sersifat lunak

CaF₂ adalah suatu senyawa yang mempunyai ikatan ion. sifat fisik senyawa dengan ikatan ion adalah:
-titik lebur dan titik didihnya tinggi
-dapat menghantarkan arus listrik
-keras dan mudah patah


Pengertian dialisator adalah?

Jawaban 1:

Mesin pencuci darah .....

Jawaban 2:

Dialisator adalah mesin cuci darah.. Pada hemodialisis, darah dipompa keluar dari tubuh lalu masuk kedalam mesin dialiser ( yang berfungsi sebagai ginjal buatan ) untuk dibersihkan dari zat-zat racun melalui proses difusi dan ultrafiltrasi oleh cairan khusus untuk dialisis (dialisat). Tekanan di dalam ruang dialisat lebih rendah dibandingkan dengan tekanan di dalam darah, sehingga cairan, limbah metabolik dan zat-zat racun di dalam darah disaring melalui selaput dan masuk ke dalam dialisat. Proses hemodialisis melibatkan difusi solute (zat terlarut) melalui suatu membrane semipermeable. Molekul zat terlarut (sisa metabolisme) dari kompartemen darah akan berpindah kedalam kompartemen dialisat setiap saat bila molekul zat terlarut dapat melewati membran semipermiabel demikian juga sebaliknya. Setelah dibersihkan, darah dialirkan kembali ke dalam tubuh.


Apakah semua endapan adalah kristal? jelaskan!

Jawaban 1:

Jawabannya adl tidak,karna bisa saja endapan bukan kristal tapi lumpur,spt lumpur lapindo


Posting Komentar untuk "Dik 500 ML H2SO4 0,1 M Dicampurkan Dengan 500 Ml NaOH 0,1 Tentukan: A . Persamaan Reaksinya B . Ph Campuran"